Mendes Gunakan "WhatsApp" Pantau Perkembangan BUMDes

Menteri Desa Eko Putro Sandjojo (Foto : istimewa)

JAKARTA (netralitas.com) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengakui memanfaatkan teknologi untuk memantau perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Selesai pertemuan ini, kami akan membuat grup WhatsApp yang beranggotakan para bupati dan dunia usaha serta saya sendiri. Tujuannya, agar ada keberlanjutan dari pertemuan ini," ujar Eko usai pelaksanaan forum bisnis yang mempertemukan pengusaha dan pemerintah daerah di Jakarta, Selasa (2/5).

Dalam pertemuan dengan 10 kepala daerah tersebut, Mendes Eko mempertemukan dunia usaha dengan pemerintah daerah. Tujuannya agar potensi daerah tersebut bisa diserap oleh dunia usaha.

Dia memberi contoh, Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki potensi perkebunan kelapa dan kelapa sawit. "Kita jembatani dengan Salim Grup yang bisa menampung potensi daerah itu." Pada pertemuan itu, juga dibahas mengenai komitmen dari kepala daerah dalam memberikan kemudahan dalam berinvestasi.

"Sejumlah bupati sudah menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan dalam berinvestasi." Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, mengatakan pertemuan tersebut sangat bagus untuk perkembangan BUMDes di daerahnya.

Markus menyebutkan di daerahnya memiliki banyak keunggulan seperti perkebunan kakao. "Sayangnya belum terserap dengan baik oleh industri," kata Markus.

Markus menyebutkan pihaknya berkomitmen memberikan kemudahan dalam berinvestasi kepada pihak swasta. "Kepengurusan izin dan sebagainya, akan kami permudah," cetus Markus. (antara)

Penulis : Kbn

Komentar