2 Hari Kabur, Pelaku Tabrak Lari Natal Dibekuk Polisi

Mobil yang menghantam pengendara motor hingga tewas (Foto : Rezereno)

GRESIK (netralitas.com) - Kasus tabrak lari di Jalan Raya Ngembung, kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Libur Natal, Minggu (25/12)  yang melibatkan mobil dengan sepeda motor hingga dua orang tewas terlindas di tempat kejadian.  Setelah kabur selama dua hari, polisi menemukan jejak mobil penabrak pengendara sepeda motor nopol S 4731 SF yang dikemudikan oleh Handika Setyawan dan Ari Suprastyo. Kedua korban itu warga Dawar Balandong, Mojokerto, Jawa Timur.

Pengendara mobil maut itu Irwan, warga Balonpanggang, Gresik. Saat itu pada 25 Desember Irwan Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik melaju kencang di jalan raya Ngembung, Cerme.
Sementara dari arah yang berlawanan ada pengendara sepeda motor nopol S 4731 SF yang disopori oleh Handika Setyawan yang membonceng Ari Suprastyo. Karena, kerasnya benturan, Honda Jazz berwarna merah dengan nomor polisi (nopol) W 340 BC dengan sepeda motor membuat pengemudi sepeda motor terpental dan tewas di lokasi. Sementara yang dibonceng, tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sadar telah menabrak, pengemudi mobil kabur dengan kecepatan tinggi. Kepada polisi tersangka Irwan mengaku kabur karena takut menjadi sasaran amuk massa.

Saat irwan kabur, pasca menabrak. Ia bersama seorang temannya langsung mencari jalan alternatif untuk pulang menuju rumahnya di Desa Balonpanggang. Ada saksi mata yang mengetahui keberadaannya mobil maut itu, hingga pihak kepolisian bisa mengetahui keberadaan pemiliknya.

Berdasarkan keterangan warga atau saksi mata yang minim, ditambah informasi di media sosial, tentang Honda Jazz merah rusak parah di bagian body kanan yang diparkir pemiliknya. Polisi melakukan penyelidikan. Pasca diselidiki, ternyata mobil itu terlibat kecelakaan di Ngembung Cerme.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra, membenarkan bahwa pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk memanggil pemilik mobil maut itu.

"Pemilik mobil sudah kita panggil dan di periksa untuk dimintai keterangannya," ujarnya, Rabu, (28/12).

"Tersangka juga dibawa ke Unit Kesehatan Polres Gresik untuk menjalani tes urine untuk mengetahui apakah ia mengkonsomsi barang terlarang atau narkoba," tandasnya.

Penulis : Rezereno

BERITA TERKAIT

Komentar