Kejaksaan Terima Berkas Kasus Bupati LIRA

Kejaksaan menerima berkas kasus Bupati Lira Gresik (Foto : Rezereno)

GRESIK (netralitas.com) - Berkas kasus Sahar Sulur, (46,tahun) mantan Bupati lumbung informasi rakyat (LIRA) lembanga swadaya masyarakat (LSM) yang diduga memeras kepala Desa telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gresik.

Sahar ditahan setelah terkena operasi tangkap tangan Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik atas dugaan pemerasan. Tersangka ditangkap di Jalan Raya Duduksampeyan, pada November 2016.
Kanit Reskrim Polsek Duduksampeyan, Iptu Supandi membenarkan, tersangka dilanjutkan penahanannya oleh jaksa penuntut umum Kejari Gresik. Itu dilakukan setelah pihaknya menyerahkan berkas tahap II ke JPU.

Penahanan yang dilakukan terhadap tersangka pemerasan sudah diperpanjang. Kini, tersangka dan barang bukti telah diserahkan semua kepada Kejari Gresik.

“Berkas, barang bukti beserta tersangka sudah kami serahkan semuanya. Ada uang Rp 5 juta dan kartu anggota milik tersangka,”ujarnya, Rabu (11/1).

Kasie Intel Kejari Gresik, Lutchas Rohman menjelaskan, tersangka dilimpahkan ke kejaksaan. Dalam tahap dua kemarin, tersangka Sahar langsung diterima Jaksa Anjar. Tersangka tidak melawan dan mengakui perbuatan yang dilakukannya salah.

“Langsung menandatangani berkas perkara pelimpahannya juga. Didampingi penyidik dari Polsek Duduksampeyan,” paparnya.

"Untuk sidang perdana akan digelar Minggu depan. Secepatnya berkas dakwaan dikirim ke Pengadilan Negeri (PN) Gresik. agar jadwal sidang juga segera bisa ditentukan.

“Terkait jadwal dan juga majelis yang menyidangkan tersangka, itu menjadi kewenangan PN Gresik. Ya ditunggu saja informasi lebih lanjutnya,” ujarnya.

Sahar tersangka dugaan pemerasan saat dimintai keterangan oleh netralitas.com menolak berkomentar. Bahkan, saat ditanya tentang kondisinya saja, tersangka tak mau menjawab dan selalu menghindar.

Warga asal Pulau Bawean ini mendatangi Kepala Desa. Saat memeras Kepala Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, dirinya ditangkap oleh yang sebelumnya telah dikabari oleh korbannya. Seusai menerima uang itu, tersangka Sahar langsung ditangkap polisi.

Dengan barang bukti uang Rp 5 juta di tangan tersangka yang didapatnya dari Kepala Desa Pandanan Abdul Wahab. Tersangka ditahan di Mapolsek Duduksampeyan atas tuduhan pemerasan sehingga perbuatannya sudah melakukan tindak pidana sesuai Pasal 365 KUHP

Penulis : Rezereno

BERITA TERKAIT

Komentar