Pemekaran Piala Dunia Hidupkan Mimpi China

Presiden FIFA Gianni Infantino memberi keterangan dalam jumpa pers usai pertemuan dewan eksekutif FIFA di Zurich, Swiss, Selasa (10/1). (Foto : Dok/Ist)

JAKARTA (netralitas.com) – China menyambut baik keputusan FIFA untuk menambah jumlah peserta putaran final Piala Dunia menjadi 48 tim mulai 2026. Pemekaran itu dinilai menghidupkan mimpi China untuk bersuara di pesta sepakbola dunia itu.

Presiden Asosiasi Sepakbola China (CFA), Cai Zhenhua, mengatakan penamabahan peserta memperbesar peluang China. Saat ini tim sepakbola putra negara berpenduduk terbanyak di dunia itu berada di peringkat 82 dunia. Posisi China berada di antara St Kitts and Nevis, yang penduduknya sekitar 60.000 jiwa, dan Kepulauan Faroe, yang hanya dihuni sekitar 49.000 jiwa.

Piala Dunia 2026 masih jauh. Tapi kami sudah bisa mengatakan bahwa China akan punya peluang lebih besar berkat pemekaran Piala Dunia ini,” kata Cai seperti dikutip Beijing Youth Daily, Rabu (11/1).

Cai berbicara tidak lama setelah “tim Naga” dikalahkan Islandia 0-2 di turnamen Piala China.

Corong pemerintah China, Xinhua, menulis bahwa penambahan peserta putaran final Piala Dunia menjadi 48 tim akan mendorong upaya peningkatan standar sepakbola di negeri itu.

“Bahkan jika tingkat kemampuan dan strategi tim sepakbola putra China tidak meningkat tajam pada 2026, tujuan utama reformasi sepakbola (China) bakal terwujud,” kata lembaga penyiaran itu.

“Saat itu, dengan pemekaran Piala Dunia, kehadiran kembali China di Piala Dunia mungkin bukan lagi sekadar mimpi.”

Pemekaran Piala Dunia, dari 32 tim menjadi 48 tim, diputuskan lewat voting pada pertemuan di markas FIFA di Zurich, Selasa (10/1). Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan semakin banyak negara perlu tampil di turnamen yang didomiasi tim asal Eropa dan Amerika Selatan ini. Para penentang menilai keputusan ini diambil dengan latar belakang profit dan politik.

Dengan pemekaran ini, jatah wakil Asia akan bertambah dari empat menjadi delapan tim. Penghuni peringkat sembilan kualifikasi akan menghadapi play-off.

“Semakin banyak negara berkesempatan mewujudkan mimpinya,” kata Infantino.

Baca juga: Liga Super China Bakal Jadi Kompetisi Terbesar Dunia

 

Penulis : Henri Loedji

Editor : Henri Loedji (henriloedji@netralitas.com)

BERITA TERKAIT

Komentar